Membuka Kegiatan Pelatihan Kemasan Produk Usaha Makro. Bertempat Di Atlanta Meeting Room Nevada Hotel Ketapang.
Dibuat : 08 October 2024
Dibaca : 68
Mewakili Pj. Sekda Kabupaten Ketapang, Asisten Sekda bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syamsul Islami, S.IP., M.T. membuka kegiatan Pelatihan Kemasan Produk Usaha Mikro (Senin, 07/10/2024).Kegiatan yang berlangsung di Atlanta Meeting Room, Nevada Hotel Ketapang ini rencananya akan berlangsung selama tiga hari (Senin, Selasa , Rabu) dan diikuti sebanyak 26 pelaku UMKM se-Kabupaten Ketapang.Pelatihan ini berorientasi peningkatan skala usaha dari usaha mikro menjadi usaha kecil.Dalam sambutan yang dibacakannya, Asisten bidang Ekbang menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kab. Ketapang sebagai bentuk dukungan bagi kemajuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sehingga di Kab. Ketapang mampu naik kelas dan mengembangkan skala usahanya, serta meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kab. Ketapang."UMKM merupakan pilar penting yang tangguh dalam pembangunan ekonomi Indonesia, sehingga teru-menerus didorong untuk tumbuh dalam rangka meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat", ucapnya.Sektor UMKM adalah potensi yang harus diberdayakan dan dikembangkan, sehingga pentingnya membuat kemasan produk yang menarik dan kreatif, khususnya di era digital seperti saat ini. Karena selain fungsi utamanya sebagai pelindung produk, kemasan yang menarik juga dapat sekaligus menjadi sarana branding yang bisa membantu meningkatkan omset penjualan. Selaras dengan hal tersebut, para pelaku usaha sudah sepatutnya memberikan perhatian yang lebih intensif terhadap kemasan produk sebagai strategi pengembangan usaha kedepannya.Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan kepada para pelaku UMKM, sehingga pengelolaan bisnis dapat dilakukan secara lebih sistematis dan profesional. Dan, diharapkan mampu memperkuat multiplier effect terhadap perekonomian daerah.