Melantik Pengurus LP3KD Kabupaten Ketapang Periode 2024 - 2029. Bertempat Di Gedung Catholic Center Kabupaten Ketapang.
Dibuat : 30 August 2024
Dibaca : 121
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Lantik Pengurus LP3KD Kabupaten Ketapang Periode 2024-2029Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Absalon, SE., M.Sos., melantik Pengurus LP3KD Kabupaten Ketapang Periode 2024-2029, Kamis (29/8/2024) di Gedung Catholic Center Kabupaten Ketapang.Pelantikan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama, termasuk Uskup Keuskupan Ketapang, Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Ketapang, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Ketapang, serta sejumlah kepala badan, camat, pastor, dan pengurus organisasi terkait.Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Bupati Ketapang menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru LP3KD Kabupaten Ketapang. Bupati berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan dedikasi yang tinggi, dan berkontribusi dalam pertumbuhan iman umat Katolik serta pengembangan kesenian liturgi, khususnya musik gerejani."LP3KD Kabupaten Ketapang memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengembangan talenta musik liturgi Gereja Katolik. Diharapkan pengurus yang dilantik hari ini mampu menjadi saluran rahmat Tuhan untuk mengembangkan kesenian sebagai alat perekat antar sesama anak bangsa," ujar Staf Ahli dalam sambutannya.Staf Ahli juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang siap bekerja sama dalam pelaksanaan program-program LP3KD ke depan, serta berharap lembaga ini dapat berkiprah tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di tingkat provinsi hingga nasional.Acara pelantikan diakhiri dengan harapan agar LP3KD dapat menjadi wadah bagi generasi muda dalam mengasah keterampilan dan menyalurkan bakat seni musik liturgi, terakhir staf ahli menekankan pentingnya menjadikan seni paduan suara sebagai sarana pengembangan iman umat, dengan mengutip Sto. Agustinus, "Qui bene cantat bis orat," yang berarti "Ia yang bernyanyi dengan baik sama dengan berdoa dua kali."